Skip to main content

Posts

Tuhan Akan Mengabulkan Setiap Doa Tanpa Terkecuali

                Gue mungkin 1 dari sekian banyak orang yang sangat berdosa, sangat berdosa karena jarang orang yang pernah melakukan hal bodoh kayak yg pernah gue alamin ini. Tau apa? Menyalahkan Tuhannya. Gila! Tapi jujur itu gue alamin, sampe saat ini gue masih menyesalkan situasi itu, situasi yang mungkin bikin gue lebih rendah dari orang yang tidak punya Tuhan Sekalipun. Ga gue sangka itu bener-bener pernah gue alamin….

Terimakasih :)

XII Ipa 2, Terimakasih. Rabu, 30 Mei 2014                 Jam 4 pagi gue bangun dari kasur dan langsung buru2 nyalain tv karena pertandingan Liga Champions digelar saat itu. Tapi emang dasarnya apes, gue bangun pertandingan nya udah selesai. Tapi…. Madrid menang, gapapa deh jadi sedikit lega biarpun gak nonton. Hehehe.                 Permasalahannya gue bisa telat bangun buat nonton bola adalah, gue baruuuuu aja pulang jam 12 malem sampe rumah setelah melewatkan 4 hari spesial, istimewa, dan bersejarah dalam hidup gue. Gue baru pulang tour perpisahan SMA. Nah, yg gue akan bahas adalah tentang perpisahan SMA gue, bukan tentang Liga Champions nya loh ya hehehe.

#NoMataNoParty

Juli 2011, saat bursa transfer menyisakan 2 hari saat Chelsea dibawah nahkoda Andre Villas Boas, Chelsea belum mendatangkan 1 pemain pun. Sampe pada akhirnya gue nonton pertandingan pembuka the blues di liga primer lawan norwich di game week pertama, gue liat ada pemain bernomor punggung 10 yg seinget gue nomer itu sempet kosong 1 musim sepeninggalan Joe Cole ke Liverpool FC. Siapa dia? Siapa si pemain kidal itu? Siapa si nomor 10 itu?

SUKSES BUKAN BERAWAL DARI KEGAGALAN, TAPI RASA INGIN BERHASIL.

              “Sometimes we have to lose to win in the future”. Sebenernya gue sangat suka sekali dengan peribahasa epic  itu. Tapi semakin lama gue amati, ternyata ngga begitu ya? Katanya kalo gagal itu kesuksesan yang tertunda? Katanya kalo gagal itu buat instropeksi diri? Dan katanya gagal itu perlu sebelum sukses? Absolutely yes! Tapi gue lebih suka menyebutnya dengan "gagal itu jatah", karena

Saat itu jam 23.15, di saat penduduk sedang terlelap, dan, boom!

Desak riuh masyarakat memadati sekolah ku, SMAN 2 Tambun Selatan yang berada di perumahan Sinar Kompas Utama. Dengan penuh antusias mereka memadati kampus sekolah ku yang tepat berada di tengah-tengah pemukiman warga. Saat itu jam 23.15, di saat penduduk sedang terlelap, dan, boom !

Iridescent of my life

ELVAN  SUSILO             Elvan Arydoni Budi Susilo, nama lengkap saya yang selalu salah tulis oleh petugas kelurahan. Dilahirkan hari sabtu pon, 10 februari 1996, pada jam 12 siang, yang katanya jam-jam anak penakut dilahirkan. Dilahirkan dengan badan sangat kurus, saya telah berevolusi menjadi seperti sekarang ini. Dan dengan selamat sentosa telah menempuh 16 tahun ke usia 17 dengan berbagai rintangan.